Sabtu, 19 Juli 2008

rinduku padamu

SEPANJANG HIDUPKU-PILOT

Dengan dirimu kini ku bahagia

Dengan dikau berbagi canda tawa

Hilangkan gairah lelah hatiku

Hadirmu mengubah arti hidupku

Jadilah aku tawanan cintamu

Kuserahkan seluruhnya untukmu

Ku penuhi semua yang kau inginkan

Tiada yang penting selain dirimu

Sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu

Disetiap waktu

Disetiap waktu

Sepanjang hidupku tak kurelakan dirimu

Tuk tinggalkan aku

Tuk tinggalkan aku

Senyum kasihmu sampai ke tulangku

Hingga detak jentungku kan berhenti

Senyum manismu sinari hatiku

Tulus setia cintaku hanya untukmu

Untuk orang yang sangat ku cintai…

Trimakasih untuk semuanya…

Kisah ini kupersembahkan untukmu…

I love you….

Semusim tlah ku lalui

Tlah kulewati tanpa dirimu

tetapi bayang wajahmu masih tersimpan di hati…

Aku dan very sudah dua tahun ini bersama,

Teman-temanku selalu bilang….”LANGGENG”, “SO SWEEEET”, “HEBAT” atau apalah….

bagiku….BELUM!!!

ini belum apa-apa…

masih panjang perjalanan yang harus kami tempuh..

semoga untuk selamanya…

Saat ini, aku dan very dipisahkan jarak yang sangat jauh, (menurutku).

Jakarta-mataram…

Sudah 9 bulan aku menjalani hidupku sendiri,

Tanpa dia…tanpa very di sampingku.

Tapi cintaku untuknya tak pernah pudar. SEDIKITPUN….

Dan aku yakin very-pun begitu.

Ia selalu mencintaiku walau tak dapat melihat sosokku.

Ia selalu merindukanku walau hanya bisa menggapai bayangku…

Ia selalu menjagaku walau hanya dalam mimpinya…

Ya…

Dia pernah bilang kalau aku sering hadir dalam mimpinya…

Melewati saat-saat indah, seperti dulu..

Berdua…

kasih kami tanpa tatap muka.

Tanpa sentuhan apalagi pelukan…

Cinta kami terpisah jarak yang sangat jauh.

Sekali lagi, MENURUTKU.

hh….semua itu tak akan mempengaruhi cinta kami. SAMA SEKALI TIDAK…

hanya…

rindu yang kadang menyiksaku,

rindu melihat sosoknya,

rindu memandang matanya,

rindu menggenggam tangannya,

rindu…

segalanya..

tentangnya…

aku merindukan tatap matanya,

aku merindukan lembut tangannya menghapus air mataku,

aku merindukan belaian tangannya mengusap kepalaku

saat sedih menghampiriku,

aku merindukan….hh……..

sosoknya indah tak tergantikan

hangat…

sehangat mentari di pagi hari

sehangat musim semi…

selalu menghangatkan relung hatiku yang beku,

hatiku yang lemah…

aku sungguh merindukannya…

tapi rindu yang kurasakan ini indah..

ya…rindu ini indah…

rindu ini….

CINTA…….

Setiap malam, aku selalu menanti telponnya..

Menanti mendengar suaranya…

Menanti mendengar kabarnya…

Jika benar terjadi,

Hatiku melonjak-lonjak.

Kegirangan mendengar suaranya..

Suara kekasihku,

Suara orang yang kucintai..

Suara yang selama ini menemani hidupku.

Menemani langkahku

Begitu senangnya hatiku mendengar ceritanya,

Cerita hari-hari yang dilaluinya...

Mendengar luapan perasaannya…..

Perasaan rindunya padaku.

Air mataku selalu jatuh ketika tau ia sangat merindukanku.

Aku selalu tertegun ketika mendengar kalimat rindu darinya.

Rindu yang tak bisa kami hapus..

Rindu yang hanya bisa kami ungkapkan lewat kata.

Bukan lewat pertemuan

Juga pelukan…

Jangan pernah menganggapku tak sanggup menjalani semua ini.

Aku kuat,

Sama sekali tidak bersedih dengan keadaan ini.

Walau rindu kadang mengganggu,

Tapi aku takkan pernah pilu.

Ini dinamika.

Tanpa perpisahan, mungkin hubungan kami biasa saja.

Inilah yang membuatnya berwarna.

Inilah yang membuatnya istimewa….

Dan aku akan selalu merindukannya…

Sampai tiba saatnya

Untuk kembali bersama…

Ver, ini adalah persembahan dariku…

Mewakili rinduku padamu.

LAGU RINDU-KERISPATIH

Bintang malam katakan padanya

Aku inging melukis sinarmu di hatinya

Embun pagi katakan padanya

Biar ku dekap erat waktu dinginmu melengguhnya…

Bintang malam sampaikan padanya

Aku ingin melukis sinarmu dihatinya

Embun pagi katakan padanya

Biar ku dekap erat waktu dingin melengguhnya

Tahukah engkau wahai langit

Ku ingin bertemu membelai wajahnya

Kan ku pasang hiasan

Angkasa yang terindah

Hanya untuk dirinya…

Lagu rindu ini ku ciptakan

Hanya untuk malaikat hatiku tercinta (dibah dikit yah…)

Walau hanya nada sederhana

Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

Aku begitu merindukannya malam ini,

Sudah seminggu aku tak mendengar kabarnya.

Aku tahu dia sibuk…

Sekolah di sana butuh pegorbanan…

Pengorbanan waktu dan tenaga.

Aku tak ingin membebaninya.

Aku yang memintanya malanjutkan sekolah di sana.

Jadi, masih adakah alasan untuk tidak memahaminya??

Tapi sungguh…

Aku benar-benar merindukannya…

Lagu rindu selalu kuputar dalam winamp laptopku malam ini…

Apakah very merasakannya juga??

Merasakan rindu seperti yang kurasakan??

merasakan kerinduan yang begitu mendalam, begitu menyesakkan…

rindu yang menyiksa tetapi indah???

aku ingin bertemu dengannya…

malam ini….

Semoga di mimpiku nanti ia sempat hadir….

Aku merindukanmu ver…

Benar – benar merindukanmu….

malam ini lamunanku selalu menghadirkan sosoknya.

Khayalku selalu mendamba hadirnya…

Aku rindu ver…

Aku rindu…..

DENTING-MELLY GOESLAW

Denting yang berbunyi dari dinding kamarku

Sadarkan diriku dari lamunan panjang

’tak kurasa malam kini semakin larut

Ku masih terjaga…

Sayang kau dimana aku ingin bersama

Aku putus semua untuk tepiskan rindu

Mungkinkah kau disana merasa yang sama

seperti dinginku di malam ini

rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini

kita menari dalam rindu yang indah

sepi ku rasa hatiku saat ini oh sayangku

jika kau disini aku tenang…

Haya bayanganmu yang menemaniku selama ini, bukan sosokmu

Hanya cintamu yang membelaiku selama ini, bukan tubuhmu

Hanya kasihmu yang menghapus air mataku, bukan tanganmu

Hanya rindumu yang membuatku terlena, bukan hadirmu

Aku hanya ingin kau tahu ver…

Aku akan setia menunggumu,

Disini….

Sampai kau datang kembali..

DYGTA- KAR’NA KU SAYANG KAMU…

Seandainya kau ada disini denganku

Mungkin ku tak sendiri

Bayanganmu yang selalu menemaniku

Hiasi malam sepiku

Ku ingin bersama dirimu

Ku tak akan pernah

Berpaling darmu

Walau kini kau jauh dariku

Kan slalu kunanti

KAR’NA KU SAYANG KAMU…

Hati ini selalu memanggil namamu…

Dengarlah melatiku…

Ku berjanji hanyalah untukmu

Cintaku

Takkan pernah ada yg lain…

Adakah rindu di hatimu

Seperti rindu yang kurasa…

Sanggupkah ku terus terlengah

Tanpamu disisiku

Ku kan slalu menantimu…

SETIA-JIKUSTIK

Deras hujan yang turun mengingatkanku pada dirimu

Aku masih disini untuk setia…

Selang waktu berganti

Aku tak tahu engkau dimana…oh…

Tapi aku mencoba untuk

Setia…

Sesaat malam datang

menjemput kesendirianku

Dan bila pagi datang

ku tau…

Kau tak disampingku…

Aku masih disini untuk setia…

Aku ingin sedikit bercerita..

Kau tahu…

Justru karna perpisahan ini aku sadar

betapa besarnya cintaku padanya.

Perpisahan yang mebuat cintaku semakin lama semakin menggunung…

Cinta yang dibalut rindu,

Diwarnai angan,

Dan dibekali doa…

Doa yang selalu ku kirimkan untuknya dalam setiap shalatku..

Doa untuk kesehatannya, keberhasilannya, keselamatannya

Dan doa agar Tuhan menjaga rasa cintanya padaku…

Menjaga cinta kami berdua….

Saat-saat perpisahan seperti ini membuatku merasakan cinta yang putih,

Bening…

Ya, cinta putih yang aku inginkan.

Yang dilandasi saling percaya dan saling menjaga kepercayaan

Bukan kecurigaan apalagi pengkhianatan.

SEPUTIH HATI-AGNES MONIKA

Seputih hati ini

Semurni cinta ini

Merekah mewangi kasih…

Ku harapkan balasmu

Ulur tangan peluk diriku

Kekasih…dekaplah aku

Perasaan cintaku ini

Tak bisa kubendung lagi

Di manakah waktu kan berkata

Menyetujui cinta ini

Merpati putih saksi kita

Jelang malam kita berjanji

Apa yang kan menghalangi

Tetap cinta ini kan terjalin

Seputih hati ini

Aku tak mau munafik, curiga memang kadang datang…

Tapi curiga tak membuat cintaku hilang begitu saja.

Curiga akan segera hilang bila aku ingat

Ia begitu berusaha menjaga kepercayaan yang telah aku berikan padanya.

Very selalu menganggapku seperti matahari, ia sering mengungkapkannya…

“kamu itu kayak matahari”

Baginya aku mataharinya…

Matahari dalam hidupnya,

Matahari yang memberikan kakuatan dalam langkahnya.

Aku pernah bertanya, mengapa ia menganggapku matahari

Very menjawab

“karna matahari itu sumber energy utama, kamu itu sumber energy utama sayang”

MATAHARIKU-AGNES MONIKA

Tertutup sudah pintu

Pintu hatiku

Yang pernah dibuka waktu

Hanya untukmu

Kini kau pergi dari hidupku

Ku harus relakanmu

Walau aku tak mau

Berjuta warna pelangi

Di dalam hati

Sejenak luluh bergeming

menjauh pergi

Tak ada lagi cahaya suci

Semua nada beranjak aku terdiam sepi…

Dengarlah matahariku

Suara tangisanku

Ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku

Ucapkan matahariku puisi tentang hidupku

Tentangku yang tak mampu

Menaklukkan waktu…

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda